Pertimbangan Austria Mengenai Periode Pendinginan untuk Operator Pasar Gelap
Di sebuah kota kecil di Austria, seorang pria duduk di sebuah kafe sambil melihat telepon pintarnya. Dia tengah mempertimbangkan untuk memasang taruhan daring, namun dia tahu bahwa situasi hukum di Austria mengenai perjudian daring tengah mengalami transformasi besar.
Penulis undang-undang di Austria kini sedang menyelesaikan perdebatan sengit mengenai peraturan baru dalam bidang iGaming. Tiga partai koalisi yang berkuasa – Partai Rakyat (ÖVP), Sosial Demokrat (SPÖ), dan NEOS – sedang berupaya menyempurnakan detail terakhir dari peraturan yang akan mengakhiri monopoli perjudian daring yang telah berlangsung lama.
Debat Periode Pendinginan untuk Operator Tak Berlisensi
Di tengah perundingan tersebut, muncul wacana mengenai perlunya masa 'pendinginan' bagi operator tak berlisensi yang beroperasi di Austria sebelum mereka dapat memperoleh lisensi resmi. Ide ini terutama didorong oleh Kementerian Keuangan yang dipimpin SPÖ, yang mengusulkan agar perusahaan yang melanggar hukum perjudian Austria dalam lima tahun terakhir diberikan jeda sebelum memasuki pasar. Jeda ini bisa berlangsung antara 24 hingga 36 bulan dan berpotensi berpengaruh besar bagi operator dengan lisensi dari negara lain di Eropa yang aktif di Austria.
“Pasar gelap tidak akan peduli,” ujar seorang sumber. “Mereka tidak akan mengajukan permohonan lisensi.”
Peraturan ini dapat menjadi pukulan bagi operator pasar abu-abu yang berharap dapat terus beroperasi di bawah lisensi lokal. Namun demikian, ada perbedaan pendapat dalam SPÖ dan antara negosiator mengenai apakah jeda tersebut benar-benar diperlukan.
Dukungan dan Penolakan dari Berbagai Pihak
Perusahaan seperti Casinos Austria, yang memiliki monopoli kasino berbasis darat, mendukung adanya masa pendinginan. “Satu hari Anda beroperasi secara ilegal, dan keesokan harinya mendapatkan lisensi – itu tidak masuk akal,” ujar juru bicara mereka. Sementara Admiral, anak perusahaan Novomatic, juga sependapat bahwa periode transisi penting untuk diimplementasikan.
“Operator permainan milik negara telah menunjukkan tanggung jawab selama bertahun-tahun,” kata Monika Racek, CEO dari Admiral Casinos & Entertainment.
Namun, Asosiasi Taruhan dan Permainan Austria (OWVG) berpandangan bahwa menunda pemberian lisensi bagi operator pasar abu-abu bertentangan dengan tujuan pemerintah untuk memperkuat pasar yang diatur. “Periode pendinginan bisa menjadi pembunuh reformasi,” kata presiden OWVG.
Isu Klaim Pemain dan Batas Taruhan
Para pengacara yang mewakili klaim pemain juga khawatir langkah ini dapat menghambat penyelesaian kasus hukum yang melibatkan klaim pemain. Draf undang-undang yang bocor pada bulan Mei menyebutkan bahwa pembayaran klaim pemain dan pajak yang belum dibayar menjadi prasyarat bagi operator yang ingin memasuki pasar.
Selain itu, usulan untuk menetapkan batas maksimum taruhan sebesar €2 dan kemenangan maksimum sebesar €2.000 per permainan juga menjadi poin perdebatan. Menurut informasi, ada kesepakatan awal tentang hal ini, namun Partai Sosial Demokrat menegaskan batas tersebut dengan alasan perlindungan pemain.
Di tengah ketidakpastian yang ada, satu hal yang tampaknya semakin jelas adalah jadwal pelaksanaannya. Pemerintah merencanakan finalisasi draf undang-undang ini sebelum reses musim panas, dengan proses pemberitahuan ke Uni Eropa yang akan berlangsung selama tiga bulan dan diharapkan undang-undang ini akan mulai berlaku pada musim gugur mendatang.